Selasa, 17 Desember 2019

Blog Praktikum Algoritma dan Pemrograman

Assalamualaikum Wr. Wb.
Hai guys, perkenalkan nih saya zainudhin. Saya adalah salah satu mahasiswa di Universistas Muhammadiyah Sidoarjo. Di dalam kesempatan ini , saya akan membagikan sedikit ilmu pengetahuan tentang dasar-dasar dari pemrograman bahasa C++....
Ohhh iyaaa, untuk aplikasi yang digunakan coding, kalian bisa menggunakan Microsoft Visual Studio atau yang versi C++ lama....
Langsung saja, cekidooott... 

Visit Link :
www.umsida.ac.id
www.fst.umsida.ac.id

MATERI MODUL


Input/Output dan Jenis Data

Setiap program mempunyai bentuk umum seperti di bawah, yaitu:
         # prepocessor directive
                  void main ()
                       {
                               // Batang Tubuh Program Utama
                         }
Penjelasan :
1.      Include
      Adalah salah satu pengarah prepocessor directive yang tersedia pada C++.     Prepocessor selalu dijalankan terlebih dahulu pada saat proses kompilasi terjadi.
Bentuk umumnya :
            # include <nama_file>
Tidak diakhiri dengan tanda semicolon, karena bentuk tersebut bukablah suatu bentuk pernyataan, tetapi merupakan prepocessor directive. Baris tersebut menginstruksikan kepada komputer yang menyisipkan file lain dalam hal ini file yang berakhiran .h(file header) yaitu file yang berisi sebagai deklarasi, contohnya :
# include <iostream.h>            :diperlukan pada program yang melibatkan objek           cout

# include <conio.h>                :digunakan bila melibatkan clrscr(), yaitu perintah untuk membersihkan layar

# include <iomanip.h>            :diperlukan bila melibatkan setw() yang bermanfaat untuk mengatur lebar dari suatu tampilan data.
2.      Fumgsi main ()
Fungsi ini menjadi awal dan akhir eksekusi program C++. main adalah nama judul fungsi. Melihat bentuk seperti itu dapat kita ambil kesimpulan bahwa batang tubuh program utama berada didalam fungsi main( ). Berarti dalam setiap pembuatan program

3.      Komentar
Komentar tidak pernah dicompile oleh compiler. Dalam terdapat 2 jenis komentar, yaitu:
Jenis 1 : /* Komentar anda diletakkan di dalam ini Bisa mengapit lebih dari satu baris */
Jenis 2 : // Komentar anda diletakkan disini ( hanya bisa perbaris )
4.      Tanda Semicoln
Tanda semicoln “ ; ” digunakan untuk mengakhiri sebuah pernyataan. Setiap pernyataan harus diakhiri dengan sebuah tanda semicoln.

5.      Mengenal cout(dibaca : C out)
        Pernyataan cout merupakan sebuah objek didalam C++, yang digunakan untuk mengarahkan data kedalam standar output (cetak pada layar)
Contoh :
Tanda”<<”merupakan sebuah operator yang disebut operator “penyisipan/peletakan”.

CONTOH CONTOH PROGRAM :
1.        Program perdana : Hello World!

#include <stdio.h>
void main ()
{
            puts ("Hello world??");
}
Hasil Output :

 

2.  Program tampilan menggunakan kode escape
Pada program diatas fungsi puts diganti menjadi printf (tanpa mengubah parameternya).
Apa yang terjadi ?
Akan menghasilkan satu baris tanpa ada perintah ganti baris
Membuat program berikut :
#include<stdio.h>
void main()
{
            printf("1\t2\t3\t4\t5\t6\t7\t8\n");
            printf("program\tkomputer\tbahasa\tc");
            printf("\td1 Lab\tini\n");
            printf("Saya sedang belajar\r");
            printf("kode escape\n");
            puts("Suara apa ya ini?\a");
}

Hasil Output :
   

STRUKTUR PEMROGRAMAN PENCABANGAN

1.        Pencabangan tunggal: IF
Buatlah program dibawah ini. Jika umur di isi lebih dari 60 tahun maka akan ditampilkan komentar.

#include<iostream.h>
main()

{
            int umur;
            cout<<"Masukkan umur kamu= ";
            cin>>umur;
            if (umur >= 60)
                        cout<<"Selamat siang mbah"<<endl;
                        cout<<"Salam buat cucumu ya"<<endl;
            cout<<"jadi umurmu"<<umur<<"tahun";
}

Hasil Output : 
 


2.        Program contoh
#include<iostream.h>
void main()
{
            int tahun, umur;
            cout<<"Masukkan tahun kelahiranmu = ";
            cin>>tahun;
            umur = 2013-tahun;
            cout << "Umurmu " << umur << " tahun\n";
            if (umur <17)
            {
                        cout<<"Kamu belum sweet seventeen\n";
                        cout<<"Sorry, Belum cukup umur\n";
            }
}

Hasil Output :
 

 

STRUKTUR PEMROGRAMAN: LOMPATAN & KALANG


            Sebuah / kelompok instruksi diulang untuk jumlah pengulangan tertentu. Baik yang terdifinisikan sebelumnya ataupun tidak.
Struktur pengulangan terdiri atas dua bagian :
1.      Kondisi pengulangan yaitu ekspresi boolean yang harus dipenuhi untuk melaksanakam pengulangan.
2.      Isi atau badan pengulangan yaitu satu atau lebih pertanyaan (aksi) yang akan diulang.
Perintah atau notasi dalam struktur pengulangan adalah :
1.      Pernaytaan while
2.      Pernyataan do..while
3.      Pernyataan for
4.      Pernyataan continue dan break
5.      Pernyataan go to
1.      Pernyataan while
Pernyataan while merupakan salah satu pernyataan yang berguna untuk memproses suatu pernyataan atau beberapa pernyataan beberapa kali. Pernyataan while memungkingkan statemen-statemen yang ada didalamnya tidak dilakukan sama sekali.
            Bentuk umumnya :
While (kondisi)
{
    Pernyataan;
}

2.      Pernyataan do…while
Pernyataan do…while mirip seperti pernyataan while, hanya saja pada do…while pernyataan yang terdapat didalamnya minimal akan sekali diesekusi. 
            Bentuk umumnya :
            do
                        {
                                    pernyataan;
                        } while(kondisi)
3.      Pernyataan for
Pernyataan for digunakan untuk menghasilkan pengulangan (looping) beberapa kali tanpa penggunaan kondisi apapun. Pada umumnya looping yang dilakukan oleh for telah diketahuin batas awal, syarat looping, dan perubahannya.
Selama kondisi terpenuhi, maka pertanyaan akan diesekusi.
Bentunya umumnya :
for (inisialisasi;kondisi;perubahan)
            {
                        Statemen;
            }
4.      Pernyataan continue dan break
Pernyataan break akan selalu terlihat digunakan bila menggunakan pernyataan switch. Pernyataan ini juga digunakan dalam loop. Bila pernyataan ini diesekusi, maka akan mengakhiri loop dan akan menghentikan itrasi pada saat tersebut.
5.      Pernyataan go to
Pernyataan go to, diperlukan untuk melakukan suatu lompatan kesuatu pernyataan yang di tandai dengan tanda “ : “ .
Bentuk umumnya :
Go to bawah;
            Pernyataan1;
            Pernyataan2;
Bawah:pernyataan 3;
CONTOH PROGRAM :
1.        Pencabangan
Jalankan program berikut dan isikan umur = 20, 19, 21, 23, dst. Bagaimana keluarannya? Bagaimana modifikasinya?
#include<iostream.h>
main()
{
            int umur;
            cout<<"Masukkan umur kamu = ";
            cin>>umur;
            if(umur==20)
                        cout<<"Umur kamu tepat dua puluh tahun"<<endl;
            else
                        cout<<"Umur kamu bukan dua puluh tahun"<<endl;
}

Hasil output nya :
   

 

STRUKTUR PEMROGRAMAN : KALANG

1.        Tabel  kuadrat
#include<iostream.h>
#include<iomanip.h>
main()
{
            int x=0;
            cout << "x x kuadrat\n";
            while(x<=20)
            {
                        cout << setw(3) << x << setw(8) << (x*x) << endl;
                        x++;
            }
}

Hasil output :
 

Jalankan program diatas. Jika , terjadi error, bagaimana yang benar?
Tidak ada error
Apa guna fungsi setw()?
Setw () berfungsi membuat tampilan dalam rata kanan dengan lebar ditentukan oleh nilai yang ada dalam kurung.


2.        Memutus Kalang: BREAK & CONTINUE
#include<iostream.h>
main()
{
            int i=0;
            cout << i;
            do
            {
                        i++;
                        cout<<"-";
                        if (i==4)
                        break;
                        cout << i;
            }
            while (i<12);
            cout << "\nSelesai\n";
}

Hasil output :
 

 
Apa fungsi simbol // ?
Simbol // berfungsi sebagai komentar dalam program/ keterangan
Apa fungsi dari keyword break ?
Break berfungsi mengeluarkan eksekusi compiler dari struktur program setelah suatu kondisi tertentu dipenuhi.


                                            

VARIABEL LARIK&STRINGS

1.        Sekup variabel dalam kalang FOR
#include <iostream.h>
main()
{
            int i = 5;
            cout <<"di luar kalang i= " << i << endl;
            for (i=1; i<=10; i++) {
                        cout <<"di dalam kalang i= " << i<< endl;
            }
            cout <<"di luar kalang i= " << i << endl;
}

Hasil output :

Jalankan program di atas dan lihat hasilnya. Ganti pernyataan for di atas menjadi:
for (int i=1; i<=10; i++) {
jalankan program tersebut dan perhatikan nilai i yang ditampil-kan. Apa pengaruh pendefinisian variabel i di dalam kalang for. Ganti pernyataan for di atas dengan menghilangkan bagian inialisasi kalang for menjadi :
 for (; i<=10; i++) {
Jalankan program tersebut dan lihat nilai I yang di tampilkan. Apakah yang terjadi apabila tidak dilakukan inisialisasi pada kalang for.
Pengaksesan variabel dalam kalang for memakai nilai awal yang telah didefinisikan diluar kalang for.

Hasil Output :
 


SORTING (PENGURUTAN)

1.        Fungsi untuk memotong-motong program
Menjalankan program, lalu ubah dan tambahkan perhitungan standar deviasi.
#include <iostream.h>
#include <math.h>
int N;
float jumlah, rerata, peny, stdrdev, data[100];
void Masukkan_Data()
{
            cout << "Banyaknya nilai = ";
            cin >> N;
            for (int i=0; i<N; i++)
            {
                        cout << "NIlai ke-" << (i+1) << " = ";
                        cin >> data[i];
            }
}
void Hitung_Rerata() {
            jumlah = 0;
            for (int i=0; i<N; i++) {
                        jumlah = jumlah+data[i];
                        }
            rerata = jumlah/N;
            }
void Hitung_Standar_Deviasi() {
            peny = 0;
            for (int i=0; i<N; i++) {
                        peny += (data[i] - rerata)*(data[i] - rerata);
                        }
            stdrdev = sqrt(peny/(N-1));
            }
void Tampilkan_Hasil() {
            cout << "Jumlah = " << jumlah << endl;
            cout << "Rerata = " << rerata << endl;
            cout << "Standar Deviasi = " << stdrdev << endl;
            }
main ()
{
            Masukkan_Data();
            Hitung_Rerata ();
            Tampilkan_Hasil();
}

Hasil Output:
 

2.        Fungsi untuk mengisi dan menampilkan matriks
Memodifikasi program untuk dapat mengisi dan menampilkan matriks B dengan ukuran yang sama, serta matriks C yang merupakan penjumlahan antara A dan B
#include <iostream.h>
int N=2;
float A[5][5], B[5][5], C[5][5];
void MengisiMatriksA(float A[5][5])
{
            for (int i=0; i<N; i++) {
                        for (int j=0; j<N; j++) {
                                    cout << "elemen " << i << "," << j << " = ";
                                    cin >> A[i][j];
                        }
            }
}
void MengisiMatriksB(float B[5][5])
{
            for (int i=0; i<N; i++) {
                        for (int j=0; j<N; j++) {
                                    cout << "elemen " << i << "," << j << " = ";
                                    cin >> B[i][j];
                        }
            }
}
void MenjumlahMatriks(float C[5][5])
{
            for (int i=0; i<N; i++) {
                        for (int j=0; j<N; j++) {
                                    C[i][j] = A[i][j] + B[i][j];
                        }
            }
}
void MenampilkanMatriksA (float A[5][5])
{
            for (int i=0; i<N; i++) {
                        for (int j=0; j<N; j++) {
                                    cout << "\t" << A[i][j];
                        }
                        cout << endl;
            }
}
void MenampilkanMatriksB (float B[5][5])
{
            for (int i=0; i<N; i++) {
                        for (int j=0; j<N; j++) {
                                    cout << "\t" << B[i][j];
                        }
                        cout << endl;
            }
}
void MenampilkanMatriksC (float C[5][5])
{
            for (int i=0; i<N; i++) {
                        for (int j=0; j<N; j++) {
                                    cout << "\t" << C[i][j];
                        }
                        cout << endl;
            }
}
void main()
{
            cout << "Masukkan elemen matriks A\n";
            MengisiMatriksA(A);
            cout << "Masukkan elemen matriks B\n";
            MengisiMatriksB(B);
            cout << "Matriks A = \n";
            MenampilkanMatriksA(A);
            cout << "Matriks B = \n";
            MenampilkanMatriksB(B);
            cout << "Jumlah kedua matriks adalah\n";
            MenjumlahMatriks(C);  //jk tdk ada hslnya 0 semua
            MenampilkanMatriksC(C);
}
 
Hasil Output :
 

 Sekian dari saya, semoga bermanfaat :)...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar