Assalamualaikum Wr. Wb.
Hai guys, perkenalkan nih saya zainudhin. Saya adalah
salah satu mahasiswa di Universistas Muhammadiyah Sidoarjo. Di dalam kesempatan
ini , saya akan membagikan sedikit ilmu pengetahuan tentang dasar-dasar dari
pemrograman bahasa C++....
Ohhh iyaaa, untuk aplikasi yang digunakan coding, kalian
bisa menggunakan Microsoft Visual Studio atau yang versi C++ lama....
Langsung saja, cekidooott...
www.umsida.ac.id
www.fst.umsida.ac.id
MATERI MODUL
Input/Output dan Jenis Data
Setiap
program mempunyai bentuk umum seperti di bawah, yaitu:
# prepocessor directive
void main ()
{
// Batang Tubuh
Program Utama
}
Penjelasan
:
1.
Include
Adalah salah satu pengarah prepocessor
directive yang tersedia pada C++.
Prepocessor selalu dijalankan terlebih dahulu pada saat proses kompilasi
terjadi.
Bentuk umumnya :
# include <nama_file>
Tidak diakhiri dengan
tanda semicolon, karena bentuk tersebut bukablah suatu bentuk pernyataan,
tetapi merupakan prepocessor directive. Baris tersebut menginstruksikan kepada
komputer yang menyisipkan file lain dalam hal ini file yang berakhiran .h(file
header) yaitu file yang berisi sebagai deklarasi, contohnya :
# include
<iostream.h> :diperlukan
pada program yang melibatkan objek
cout
# include <conio.h> :digunakan bila melibatkan
clrscr(), yaitu perintah untuk membersihkan layar
# include
<iomanip.h> :diperlukan
bila melibatkan setw() yang bermanfaat untuk mengatur lebar dari suatu tampilan
data.
2.
Fumgsi
main ()
Fungsi
ini menjadi awal dan akhir eksekusi program C++. main adalah nama judul fungsi.
Melihat bentuk seperti itu dapat kita ambil kesimpulan bahwa batang tubuh
program utama berada didalam fungsi main( ). Berarti dalam setiap pembuatan
program
3.
Komentar
Komentar
tidak pernah dicompile oleh compiler. Dalam terdapat 2 jenis komentar, yaitu:
Jenis
1 : /* Komentar anda diletakkan di dalam ini Bisa mengapit lebih dari satu
baris */
Jenis
2 : // Komentar anda diletakkan disini ( hanya bisa perbaris )
4.
Tanda
Semicoln
Tanda
semicoln “ ; ” digunakan untuk mengakhiri sebuah pernyataan. Setiap pernyataan
harus diakhiri dengan sebuah tanda semicoln.
5.
Mengenal
cout(dibaca : C out)
Pernyataan cout merupakan sebuah objek
didalam C++, yang digunakan untuk mengarahkan data kedalam standar output
(cetak pada layar)
Contoh :
Tanda”<<”merupakan
sebuah operator yang disebut operator “penyisipan/peletakan”.
CONTOH
CONTOH PROGRAM :
1.
Program
perdana : Hello World!
#include
<stdio.h>
void main ()
{
puts ("Hello world??");
}
Hasil
Output :
2. Program tampilan menggunakan kode escape
Pada program diatas fungsi puts diganti menjadi printf
(tanpa mengubah parameternya).
Apa
yang terjadi ?
Akan
menghasilkan satu baris tanpa ada perintah ganti baris
Membuat
program berikut :
#include<stdio.h>
void
main()
{
printf("1\t2\t3\t4\t5\t6\t7\t8\n");
printf("program\tkomputer\tbahasa\tc");
printf("\td1 Lab\tini\n");
printf("Saya sedang
belajar\r");
printf("kode escape\n");
puts("Suara apa ya
ini?\a");
}
Hasil Output :
STRUKTUR PEMROGRAMAN PENCABANGAN
1.
Pencabangan
tunggal: IF
Buatlah program
dibawah ini. Jika umur di isi lebih dari 60 tahun maka akan ditampilkan
komentar.
#include<iostream.h>
main()
{
int umur;
cout<<"Masukkan umur
kamu= ";
cin>>umur;
if (umur >= 60)
cout<<"Selamat
siang mbah"<<endl;
cout<<"Salam buat
cucumu ya"<<endl;
cout<<"jadi
umurmu"<<umur<<"tahun";
}
Hasil
Output :
2.
Program
contoh
#include<iostream.h>
void main()
{
int tahun, umur;
cout<<"Masukkan tahun
kelahiranmu = ";
cin>>tahun;
umur = 2013-tahun;
cout << "Umurmu "
<< umur << " tahun\n";
if (umur <17)
{
cout<<"Kamu
belum sweet seventeen\n";
cout<<"Sorry,
Belum cukup umur\n";
}
}
Hasil
Output :
STRUKTUR PEMROGRAMAN: LOMPATAN & KALANG
Sebuah / kelompok instruksi diulang untuk jumlah
pengulangan tertentu. Baik yang terdifinisikan sebelumnya ataupun tidak.
Struktur pengulangan
terdiri atas dua bagian :
1. Kondisi pengulangan yaitu ekspresi boolean yang harus
dipenuhi untuk melaksanakam pengulangan.
2. Isi atau badan pengulangan yaitu satu atau lebih
pertanyaan (aksi) yang akan diulang.
Perintah
atau notasi dalam struktur pengulangan adalah :
1. Pernaytaan while
2. Pernyataan do..while
3. Pernyataan for
4. Pernyataan continue dan break
5. Pernyataan go to
1.
Pernyataan while
Pernyataan while merupakan salah satu pernyataan yang berguna untuk
memproses suatu pernyataan atau beberapa pernyataan beberapa kali. Pernyataan
while memungkingkan statemen-statemen yang ada didalamnya tidak dilakukan sama
sekali.
Bentuk umumnya :
While (kondisi)
{
Pernyataan;
}
2.
Pernyataan do…while
Pernyataan do…while mirip seperti pernyataan while, hanya saja pada
do…while pernyataan yang terdapat didalamnya minimal akan sekali
diesekusi.
Bentuk umumnya :
do
{
pernyataan;
} while(kondisi)
3.
Pernyataan for
Pernyataan for digunakan untuk
menghasilkan pengulangan (looping) beberapa kali tanpa penggunaan kondisi
apapun. Pada umumnya looping yang dilakukan oleh for telah diketahuin batas
awal, syarat looping, dan perubahannya.
Selama kondisi terpenuhi, maka pertanyaan akan
diesekusi.
Bentunya umumnya :
for (inisialisasi;kondisi;perubahan)
{
Statemen;
}
4.
Pernyataan continue dan break
Pernyataan break akan selalu terlihat digunakan bila
menggunakan pernyataan switch. Pernyataan ini juga digunakan dalam loop. Bila
pernyataan ini diesekusi, maka akan mengakhiri loop dan akan menghentikan
itrasi pada saat tersebut.
5.
Pernyataan go to
Pernyataan go to, diperlukan
untuk melakukan suatu lompatan kesuatu pernyataan yang di tandai dengan tanda “
: “ .
Bentuk umumnya :
Go to bawah;
Pernyataan1;
Pernyataan2;
Bawah:pernyataan 3;
CONTOH PROGRAM :
1.
Pencabangan
Jalankan program berikut dan isikan umur = 20, 19, 21, 23,
dst. Bagaimana keluarannya? Bagaimana modifikasinya?
#include<iostream.h>
main()
{
int umur;
cout<<"Masukkan
umur kamu = ";
cin>>umur;
if(umur==20)
cout<<"Umur
kamu tepat dua puluh tahun"<<endl;
else
cout<<"Umur
kamu bukan dua puluh tahun"<<endl;
}
Hasil output nya :
STRUKTUR PEMROGRAMAN : KALANG
1.
Tabel kuadrat
#include<iostream.h>
#include<iomanip.h>
main()
{
int x=0;
cout << "x x
kuadrat\n";
while(x<=20)
{
cout << setw(3)
<< x << setw(8) << (x*x) << endl;
x++;
}
}
Hasil output :
Jalankan
program diatas. Jika , terjadi error, bagaimana yang benar?
Tidak
ada error
Apa
guna fungsi setw()?
Setw () berfungsi
membuat tampilan dalam rata kanan dengan lebar ditentukan oleh nilai yang ada
dalam kurung.
2.
Memutus Kalang: BREAK
& CONTINUE
#include<iostream.h>
main()
{
int i=0;
cout << i;
do
{
i++;
cout<<"-";
if (i==4)
break;
cout << i;
}
while (i<12);
cout <<
"\nSelesai\n";
}
Hasil output :
Apa
fungsi simbol // ?
Simbol //
berfungsi sebagai komentar dalam program/ keterangan
Apa
fungsi dari keyword break ?
Break berfungsi mengeluarkan eksekusi compiler dari
struktur program setelah suatu kondisi tertentu dipenuhi.
VARIABEL LARIK&STRINGS
1.
Sekup variabel dalam kalang FOR
#include
<iostream.h>
main()
{
int i = 5;
cout <<"di luar kalang i=
" << i << endl;
for (i=1; i<=10; i++) {
cout <<"di
dalam kalang i= " << i<< endl;
}
cout <<"di luar kalang i=
" << i << endl;
}
Hasil output :
Jalankan program di
atas dan lihat hasilnya. Ganti pernyataan for di atas menjadi:
for
(int i=1; i<=10; i++) {
jalankan program tersebut
dan perhatikan nilai i yang ditampil-kan. Apa pengaruh pendefinisian variabel i
di dalam kalang for. Ganti pernyataan for di atas dengan menghilangkan bagian
inialisasi kalang for menjadi :
for (; i<=10; i++) {
Jalankan program
tersebut dan lihat nilai I yang di tampilkan. Apakah yang terjadi apabila tidak
dilakukan inisialisasi pada kalang for.
Pengaksesan
variabel dalam kalang for memakai nilai awal yang telah didefinisikan diluar
kalang for.
Hasil Output :
SORTING (PENGURUTAN)
1.
Fungsi untuk memotong-motong program
Menjalankan program, lalu ubah dan
tambahkan perhitungan standar deviasi.
#include
<iostream.h>
#include <math.h>
int N;
float jumlah,
rerata, peny, stdrdev, data[100];
void
Masukkan_Data()
{
cout << "Banyaknya nilai
= ";
cin >> N;
for (int i=0; i<N; i++)
{
cout <<
"NIlai ke-" << (i+1) << " = ";
cin >> data[i];
}
}
void
Hitung_Rerata() {
jumlah = 0;
for (int i=0; i<N; i++) {
jumlah = jumlah+data[i];
}
rerata = jumlah/N;
}
void
Hitung_Standar_Deviasi() {
peny = 0;
for (int i=0; i<N; i++) {
peny += (data[i] -
rerata)*(data[i] - rerata);
}
stdrdev = sqrt(peny/(N-1));
}
void Tampilkan_Hasil()
{
cout << "Jumlah = "
<< jumlah << endl;
cout << "Rerata = "
<< rerata << endl;
cout << "Standar Deviasi
= " << stdrdev << endl;
}
main ()
{
Masukkan_Data();
Hitung_Rerata ();
Tampilkan_Hasil();
}
Hasil Output:
2.
Fungsi
untuk mengisi dan menampilkan matriks
Memodifikasi program untuk dapat
mengisi dan menampilkan matriks B dengan ukuran yang sama, serta matriks C yang
merupakan penjumlahan antara A dan B
#include <iostream.h>
int N=2;
float A[5][5], B[5][5], C[5][5];
void MengisiMatriksA(float A[5][5])
{
for
(int i=0; i<N; i++) {
for
(int j=0; j<N; j++) {
cout
<< "elemen " << i << "," << j
<< " = ";
cin
>> A[i][j];
}
}
}
void MengisiMatriksB(float B[5][5])
{
for
(int i=0; i<N; i++) {
for
(int j=0; j<N; j++) {
cout
<< "elemen " << i << "," << j
<< " = ";
cin
>> B[i][j];
}
}
}
void MenjumlahMatriks(float C[5][5])
{
for
(int i=0; i<N; i++) {
for
(int j=0; j<N; j++) {
C[i][j]
= A[i][j] + B[i][j];
}
}
}
void MenampilkanMatriksA (float
A[5][5])
{
for
(int i=0; i<N; i++) {
for
(int j=0; j<N; j++) {
cout
<< "\t" << A[i][j];
}
cout
<< endl;
}
}
void MenampilkanMatriksB (float
B[5][5])
{
for
(int i=0; i<N; i++) {
for
(int j=0; j<N; j++) {
cout
<< "\t" << B[i][j];
}
cout
<< endl;
}
}
void MenampilkanMatriksC (float
C[5][5])
{
for
(int i=0; i<N; i++) {
for
(int j=0; j<N; j++) {
cout
<< "\t" << C[i][j];
}
cout
<< endl;
}
}
void main()
{
cout
<< "Masukkan elemen matriks A\n";
MengisiMatriksA(A);
cout
<< "Masukkan elemen matriks B\n";
MengisiMatriksB(B);
cout
<< "Matriks A = \n";
MenampilkanMatriksA(A);
cout
<< "Matriks B = \n";
MenampilkanMatriksB(B);
cout
<< "Jumlah kedua matriks adalah\n";
MenjumlahMatriks(C); //jk tdk ada hslnya 0 semua
MenampilkanMatriksC(C);
}
Hasil Output :
Sekian dari saya, semoga bermanfaat :)...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar